Puisi Pribadi :
HARAPAN YANG SIA-SIA
Mentari terbit di ufuk timur
Mentari terbenam di ufuk barat
Walaupun Hari selalu sama
Tapi hari ini kurasa berbeda
Mentari terbenam di ufuk barat
Walaupun Hari selalu sama
Tapi hari ini kurasa berbeda
Andai kau tau apa yang kurasa
Kurasa pedih yang tak mereda
Bagaikan seribu semut yang menerpa
Kucoba untuk menahan diri
Awan menutupi kebahagiaan
Hujanpun meratapi kesedihan
Percaya bahwa harapan itu ada
Namun hanya khayalan yang kuterima
Akan tetapi..
Kucoba untuk tetap tersenyum
Kan kucoba untuk bangkit
Tak ada lagi yang harus ku sesali
Disaat bangkit dari keterpurukan
Saat itu lah harapan harapan tiba
Tetap bersyukur dengan kehidupan
Menjalani hidup dengan penuh keceriaan
x : ari syukri nur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar